7 Mainan Anak Edukatif Berbasis Sensori Integrasi, Millenials Tahu?

Menjadi orangtua di generasi millennial ini ternyata susah-susah gampang ya, Moms? Apalagi jika sudah membicarakan mainan anak edukatif yang tepat untuk si kecil. Kita sebagai orangtua terkadang dilema bila saatnya membelikan mainan untuk si kecil. Seringkali muncul pertanyaan, mainan yang baik itu untuk si kecil itu yang bagaimana sih? Nah, mainan bagi si kecil haruslah aman, dan tidak akan melukainya. Lalu, sebaiknya kita sebagai orangtua memberikan jenis mainan yang edukatif untuk si kecil sesuai usianya. Dengan begitu, si kecil juga bisa belajar untuk melatih kemampuan otaknya ya, Moms!

Pahamilah juga bahwa berbagai macam jenis mainan sensori juga sangat baik untuk perkembangan si kecil. Mungkin Moms belum tahu, apa sih manfaat permainan sensori ini? Sensori ini sebenarnya bisa dilatih melalui berbagai cara, namun yang paling mudah adalah melalui permainan yang dimiliki si kecil. Permainan sensoris merupakan permainan yang menuntut si kecil untuk lebih aktif dalam menggunakan semua panca indera mereka, seperti warna, bau, rasa ataupun tekstur. Selain itu, bermain mainan anak edukatif sensori juga melatih kemampuan otak berpikir, agar melatih si kecil untuk mengingat suatu hal.

Yuk Moms kenali 7 Permainan Anak Edukatif yang Berbasis Sensori

1. Menyusun Puzzle

Bermain puzzle merupakan salah satu mainan anak edukatif dimana sebuah gambar yang acak disusun menjadi gambar yang utuh. Permainan ini faktanya sangat baik untuk tumbuh kembang si kecil. Dengan menyusun gambar yang acak, maka si kecil akan dilatih berpikir ekstra dan tertantang. Artinya, si kecil akan belajar mencoba menyelesaikan masalah sendiri dengan cara yang kreatif. Selain itu, menyusun puzzle juga dapat mengembangkan sensorik si kecil karena puzzle umumnya hadir dalam berbagai bentuk dan warna yang dapat membantu mengembangkan koordinasi antara mata dengan tangan.

2. Playdough

Moms pasti sudah tidak asing dengan playdough atau plastisin? Ya, playdough biasanya menjadi salah satu mainan favorit bagi anak-anak. Sifat lunak dari playdough membuat si kecil mudah untuk membentuk playdough menjadi sebuah karakter. Dengan bermain playdough ini, si kecil pun akan bisa melatih keterampilan otot tangan si kecil sebelum belajar menulis. Mirip dengan permainan puzzle, playdough juga dapat melatih koordinasi mata dengan tangan.

Playdough juga dapat menumbuhkan kreativitas dan imajinasi si kecil. Karena si kecil dapat bebas berkreasi sesuai dengan yang inginkannya. Oh iya, namun pastikan juga playdough yang dimainkan oleh si kecil mempunyai bahan yang aman ya, Moms! Karena biasanya tanpa sengaja si kecil suka memasukan mainan ke dalam mulut. Jangan lupa untuk memperhatikan bahan yang digunakan dan perhatikan juga tips memilih mainan yang aman dan tak membahayakan bagi si kecil ya Moms!

3. Menyusun Menara dan Blok Warna

Meskipun si kecil belum bisa menyusun mainan anak edukatif seperti menara, blok ataupun lego secara rapi sempurna, faktanya permainan menyusun menara dan blok warna bisa membantu meningkatkan kepekaan sensorik si kecil. Pada saat si kecil memilih dan menyusun warna, rangsangan kognitifnya pun akan dilatih untuk bekerja maksimal. Serta panca inderanya juga akan membuat si kecil terbiasa membedakan warna dan bentuk. Dengan rutinitas bermain lego, si kecil pun bisa memaksimalkan kemampuan logika berpikirnya dalam menemukan dan menyelesaikan suatu masalah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *