2. ASI Saja Dapat Memenuhi Kebutuhan Gizi Bayi Hingga Berumur 6 Bulan
Bayi baru lahir memiliki kapasitas lambung yang sangat terbatas, yaitu sebanyak 10-20 mL, setara dengan volume kelereng, atau sebanyak 2-4 sendok teh. Selama 6 bulan pertama kehidupannya, bayi tidak memerlukan cairan lain selain ASI. Cairan lain yang dikonsumsi bayi kurang dari 6 bulan justru meningkatkan risiko terjadinya infeksi. Meskipun ia sakit, bayi tidak memerlukan makanan lain selain ASI. Karena, ASI sudang mengandung zat kekebalan tubuh yang dapat membantu kesembuhan bayi. Zat tersebut adalah imunoglobulin dan faktor anti infeksi yang tidak terdapat pada susu selain ASI. Perlu diketahui pula bahwa ASI memiliki kandungan zat gizi berkualitas tinggi. Nutrisi dalam ASI dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi secara optimal, sehingga kebutuhan asi bayi menjadi semakin penting.
3. MPASI Pada Bayi Usia 6 Bulan
Makanan MPASI pertama dimulai ketika bayi berusia 6 bulan. Pada masa ini, MPASI dapat diberikan 2-3 kali makan ditambah ASI. Mulailah dengan memberikan MPASI 2-3 sendok makan. Berikan pengenalan rasa secara perlahan dan tingkatkan jumlahnya. Tekstur yang baik untuk bayi usia 6 bulan adalah tekstur bubur kental. Menu makanan bayi pada MPASI pertamanya dapat dimulai dengan dengan pengenalan makanan pokok terlebih dahulu, baru kemudian ditambahkan dengan makanan hewani. Selain itu, tetap berikan ASI sesering mungkin ya, Moms!
Sebagai orang tua, tentu kita ingin memberikan yang terbaik untuk si kecil kan, HAPPYfams? Nah, dengan banyaknya manfaat ASI tersebut, jangan pernah ragu untuk selalu memenuhi kebutuhan asi bayi ya, Moms!
Apakah Moms punya pengalaman tak terlupakan ketika pertama kalinya memberikan ASI kepada si kecil? Yuk share di komentar ya!
Sumber:
Materi Penyuluhan Pemberian Air Susu Ibu dan Makanan Pendamping ASI. (2014). Kementerian Kesehatan RI.
Yuliarti, N. (2010). Keajaiban ASI – Makanan Terbaik Untuk Kesehatan, Kecerdasan, dan Kelincahan si Kecil. Penerbit Andi.