Setelah menikah, sebagian besar pasangan mungkin ingin cepat memiliki momongan sebagai pelengkap rumah tangga mereka. Hanya saja, proses untuk mendapatkan momongan dengan cepat bukanlah perkara yang mudah. Mulai dari masalah kualitas sperma yang kurang baik hingga waktu melakukan hubungan yang kurang tepat, kerap kali menjadi masalah mengapa Moms belum kunjung hamil.
Nah, untuk menanggulangi masalah semacam ini, salah satu cara yang bisa Moms dan pasangan lakukan ialah dengan melakukan hubungan intim saat masa subur. Dimana pada masa subur ini sel telur akan dilepaskan oleh ovarium sehingga pembuahan akan lebih mudah terjadi. Lantas, bagaimana cara menghitung masa subur? Simak yuk beberapa cara yang bisa Moms lakukan berikut ini untuk bisa mengetahui kapan masa subur tersebut terjadi.
Langkah-Langkah Menghitung Masa Subur

Sumber: Sehati
Setiap wanita sering kali memiliki siklus menstruasi yang berbeda, sehingga perhitungan antar individu pun akan berbeda. Nah, berikut ini adalah tahapan untuk mengetahui kapan masa subur Moms. Dengan berhubungan di masa subur yang tepat, peluang hamil Moms pun jadi lebih besar. Jadi, simak baik-baik penjelasan berikut ini ya, Moms!
1. Pahami Panjang Siklus Menstruasi Moms
Untuk bisa mengetahui kapan masa subur, terlebih dahulu Moms harus mengetahui bagaimana siklus menstruasi Moms. Tandai tanggal menstruasi pada setiap bulannya mulai dari awal hingga terakhir. Setelah menandai tanggal menstruasi, Moms bisa menghitung berapa siklus menstruasi Moms, yaitu dari hari pertama mens hingga hari pertama mens pada bulan berikutnya. Apabila mom memiliki sikluas menstruasi yang tidak teratur, sebaiknya lakukan pencatatan selama beberapa bulan, sehingga didapatkan perkiraan siklus yang sesuai.
2. Hitung Perkiraan Masa Subur
Tahap berikutnya dalam cara menghitung masa subur ialah dengan mencari siklus terpendek dan siklus terpanjang pada siklus menstruasi Moms. Kemudian, selanjutnya lakukan perhitungan dengan cara berikut ini.
- Kurangi 18 hari dari siklus terpendek menstruasi Moms. Inilah hari pertama Moms memasuki ovulasi atau masa subur. Sebagai contoh agar lebih mudah dipahami, ketahuilah bahwa secara umum, siklus terpendek menstruasi Moms adalah 26 hari. Maka, hari pertama masa subur Moms ialah hari ke-8 setelah hari pertama menstruasi.
- Kurangi 11 hari dari siklus terpanjang menstruasi Moms. Inilah hari pertama Moms memasuki masa ovulasi atau masa subur. Contoh mudahnya, misalkan Moms memiliki siklus terpanjang selama 30 hari, maka hari terakhir masa subur Moms ialah hari ke 19 setelah hari pertama menstruasi.
Dari perhitungan di atas, dapat disimpulkan jika masa subur Moms adalah pada hari ke 8- hari ke 19 setelah menstruasi. Jadi, untuk meningkatkan peluang hamil, Moms dan pasangan bisa melakukan hubungan seks di masa tersebut.