Mitos 3: Olahraga Malam Menyebabkan Gangguan Jantung Dan Pernapasan/Sesak Napas
Salah satu mitos yang juga sering terdengar soal olahraga malam adalah bahaya olahraga malam bagi jantung. Faktanya ini adalah mitos ya, Dads! Mitos ini ada karena kesalahpahaman publik dalam memahami sesak napas sebagai gejala gangguan jantung. Padahal, 90% kasus sesak napas akibat olahraga malam disebabkan oleh kondisi meningkatnya kandungan karbondioksida di udara dan menipisnya oksigen di malam hari. Ekspos terhadap udara malam yang terlalu sering, utamanya bisa terjadi karena aktivitas outdoor yang menyebabkan gangguan pernapasan. Jadi, mulai sekarang sudah paham ya Dads? Faktanya, kondisi seperti ini bukan akibat penyakit jantung ya, Dads.
Mitos 4: Olahraga Malam Menyebabkan Gangguan Metabolisme Tubuh
Memang idealnya olahraga dilakukan di pagi atau siang hari. Mengapa? Alasannya sederhana. Dengan berolahraga di pagi hari, otot-otot tubuh yang tegang pasca berolahraga akan mendapatkan waktu lebih untuk relaksasi dan memulihkan diri. Gangguan metabolisme dapat terjadi jika tubuh tidak mendapatkan waktu yang cukup untuk menjalankan fungsi regenerasi. Namun, pahamilah juga bahwa apabila olahraga malam diatur intensitasnya, tentunya hal ini tidak akan menjadi masalah. Jadi, sebaiknya tidak perlu olahraga setiap hari ya, Dads! Secukupnya saja. Luangkan waktu 3-4 kali seminggu untuk olahraga saja sudah sangat bagus.