Tanda Pubertas Anak Remaja, Pahami 7 Cirinya Disini Yuk!

3. Terjadi Perubahan Pada Area Sekitar Kemaluan

Tanda pubertas anak remaja selanjutnya adalah terjadinya perubahan pada kemaluan. Baik pada remaja laki-laki maupun perempuan, perubahan ini akan terjadi. Salah satu perubahan yang terjadi adalah munculnya rambut halus pada kemaluan dan sekitarnya.

Tumbuhnya rambut halus pada area kemaluan bisa juga tidak terjadi pada sebagian remaja. Jadi, Moms dan Dads tidak perlu khawatir jika anak remaja Moms dan Dads tidak mengalami hal ini. Tak hanya pada kemaluan, tumbuhnya rambut halus bisa juga terjadi pada area lain, seperti ketiak bahkan kumis tipis pada remaja putra.

Perubahan lain yang terjadi pada remaja laki-laki adalah membesarnya ukuran testis dan penis. Untuk hal ini, Moms dan Dads harus tanggap dalam membelikan celana dalam yang nyaman untuk remaja putra yang kini sudah tumbuh semakin besar.

4. Menstruasi Atau Mimpi Basah

Salah satu ciri-ciri pubertas yang paling penting adalah terjadinya menstruasi dan mimpi basah. Remaja perempuan benar-benar memasuki pubertas jika sudah mengalami menarche, atau menstruasi pertama. Sebelum menstruasi, remaja biasanya akan merasakan sakit di sekujur badan, gatal pada area vagina, dan mengalami keputihan.

Sebagai orangtua tanggap, Moms harus memahami ciri-ciri masa pubertas ini untuk mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan ketika anak remaja mulai mengalami menstruasi. Ajarkan pula pengetahuan dasar seperti menggunakan pembalut, serta pentingnya menjaga kebersihan organ intim untuk menjaga kesehatan organ reproduksinya. Yang paling penting, Moms dan Dads juga harus mulai memberikan edukasi seks pada anak remaja.

Pahami juga bahwa bila remaja perempuan mengalami menstruasi, maka remaja laki-laki akan mengalami mimpi basah sebagai gerbang kedewasaannya. Mimpi basah adalah ciri-ciri pubertas pada laki-laki, di mana remaja akan mengeluarkan semen atau sperma saat tidur. Karena tak semua remaja putra langsung menceritakan hal ini pada orangtua, Moms dan Dads harus lebih aktif bertanya mengenai hal ini.

Telah mengalami mimpi basah, orangtua harus mulai menanamkan edukasi seks pada anak laki-laki agar mulai berhati-hati dalam bergaul. Selain mimpi basah, pada fase ini remaja laki-laki bisa mengalami ereksi bila mendapat rangsangan. Maka dari itu, Moms dan Dads perlu memberi pengawasan lebih pada anak agar dapat tumbuh dan berkembang secara wajar.

5. Perubahan Bentuk Wajah, Suara, Dan Bau Badan

Tanda pubertas anak remaja berikutnya adalah terjadinya perubahan pada beberapa aspek, yaitu bentuk wajah, suara, dan bau badan. Pubertas pada anak perempuan akan membuat suara yang semula melengking akan mulai melembut. Sedangkan pada remaja laki-laki, suaranya yang semula tinggi menjadi lebih rendah dan membesar.

Kemudian, perubahan lain yang sering tidak disadari oleh orangtua adalah perubahan pada wajah. Remaja akan mulai kehilangan lemak bayi pada wajah dan menunjukkan karakter wajah sebenarnya. Ada yang menjadi lebih bulat, oval, bahkan menunjukkan karakter wajah yang tegas.

Perubahan selanjutnya adalah bau badan. Aktifnya hormon-hormon dalam tubuh juga mempengaruhi produksi keringat. Keringat pada remaja mulai mengeluarkan bau seperti orang dewasa pada umumnya yang sering menimbulkan kekhawatiran. Untuk mengatasi hal ini, orangtua perlu memberikan arahan tentang pentingnya menjaga kebersihan dan mengenalkannya dengan beragai produk yang dapat menjaga tubuhnya tetap wangi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *